| |
|
|
|
|
|
|
Sesungguhnya tugas wanita sebagai guru bagi para remaja puteri adalah satu-satunya tugas wanita yang palig mulia. Karena yang demikian itu tidak terpisahkan dari tugas utamanya yang dibebankan oleh Allah yaitu sebagai seorang ibu dan pendidik bagi anak-anaknya. Dia adalah guru pertama dan terakhir dalam hidupnya. Jika ia sebagai ibu yang berhasil maka ia juga akan menjadi seorang guru yang sukses. Itulah sebabnya terjadi perbedaan pada setiap ibu sesuai dengan pengetahuannya tentang perannya sebagai ibu dan kecakapannya. Juga sesuai dengan tingkat pengetahuannya terhadap agama, aturan dan akhlaknya. Juga sesuai dengan wawasan dan kemampuannya menangkap setiap fenomena yang terjadi di sekitarnya serta pengetahuannya tentang manhaj islami.
Juga kemampuannya dalam memberikan pemahaman dengan berbagai metode dan cara mengajar kepada semua tingkat orang, ditambah dengan fithrahnya yang masih bersih untuk membedakan antara yang baik dan buruk. Jika demikian, maka ia bisa menjadi seorang guru. Agar wanita bisa sukses dalam perannya ini maka ia harus memiliki beberapa sifat berikut ini: Baca selebihnya »
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
Ini sekedar langkah-langkah. Sempurnakan pemakaiannya agar penampilan anda tampak semakin memikat, hingga pada saat berkunjung dan waktu-waktu biasa sekalipun.
1-Cream dasar(alas bedak):
Cream dasar diyakini sebagai langkah paling penting untuk keindahan dan kesehatan make up anda. Karena itu anda wajib memilih warna yang sesuai dengan kulit anda dan jenisnya.
Sebelum membeli cream ini, sebaiknya anda mencobanya terlebih dahulu pada telapak tangan anda. Karena telapak tangan adalah anggota tubuh yang warnanya sangat dekat dengan warna kulit wajah. Jika anda merasakannya sama dengan warna kulit anda, saat itulah anda bisa membeli dan menggunakannya.
Sebelum anda memasang cream dasar dalam bentuk lingkaran yang bertahap, gunakan sedikit saja pada bagian leher, dan pada tempat tumbuhnya rambut agar tidak terlihat terlalu berlebihan. Kemudian, jika anda menginginkannya sedikit berkilau, maka campurlah cream ini dengan cream yang memiliki kilau. Cream kilau ini bisa anda dapatkan di banyak toko-toko kosmetik.
2-Tashih:
Tashih ini sangat anda butuhkan ketika hendak memasang make up pada malam hari. Anda juga bisa menggunakannya untuk siang hari, tetapi dalam ukuran yang kecil. Tashih ini berguna untuk menghilangkan kerut-kerut hitam di bawah mata. Juga menghilangkan bekas-bekas jerawat, noda, atau bintik-bintik pada wajah.
Tujuan tashih ini untuk menampakkan warna kulit dan menyembunyikan bekas-bekas yang ada padanya. Sebagaimana jika anda ingin menampakkan bagian wajah, anda bisa memasang warna yang cerah. Dan jika ingin menyembunyikannya, anda bisa memasang warna yang gelap. Baca selebihnya »
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
Ketaatan kepada suami anda meliputi:
1. Tidak keluar rumah tanpa izinnya
Tidak boleh bagi anda–wahai saudariku muslimah yang mu’minah dan berakal- untuk mengizinkan siapapun sekalipun itu mahram anda atau perempuan lain untuk masuk ke rumah anda selama suami tidak menyukai hal tersebut. Bisa saja wanita tersebut adalah orang-orang yang akan merusak ikatan perkawinan anda, dan bisa jadi laki-laki yang menjadi mahram anda tersebut termasuk orang yang suka menyebarkan rahasia rumah tangga atau interpensi dalam masalah anda dengan suami anda, atau sesuatu hal yang suami bisa mengetahui sementara anda tidak mengetahuinya. Oleh sebab itu anda mesti menjalani keinginan suami anda untuk tidak mengizinkan siapapun yang tidak diinginkan oleh suami anda untuk masuk ke dalam rumahnya. Baik itu mahram, kerabat anda atau kerabat dia.
2. Tidak memberikan sesuatu dari rumahnya kecuali atas izinnya, tidak puasa sunnah walau sehari kecuali dengan izinnya
Dari Abu Hurairah, ia berkata,”Rasulullah bersabda:
(لا يحل للمرأة أن تصوم وزوجها شاهد إلا بإذنه، ولا تأذن في بيته إلا بإذنه، وما أنفقت من نفقة من غير أمره فإنه يؤدي إليه شطره
“Tidak halal bagi seorang wanita untuk berpuasa sementara suaminya ada bersamanya kecuali atas izinnya. Ia tidak boleh mengizinkan seseorang untuk masuk ke rumahnya kecuali dengan izin suami. Dan dia tidak memberikan sesuatu nafkah tanpa perintahnya, kecuali dia harus membayar setengahnya.”
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
Ukhti Muslimah!
Kami akan meringkaskan untuk anda poin-poin penting tentang etika anda kepada suami, di antaranya adalah sebagai berikut:
-
Menjaga Perasaan Suami
Hargailah peran dan perasaan suami anda di rumah dan kedudukan dia di dalam keluarga dan di tengah anak-anaknya. Ketahuilah bahwasanya dia memiliki hak kepemimpinan atas anda, sebagaimana firman Allah:
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain(wanita).”(An-Nisa’: 34).
-
Janganlah Menentang dan Membangkang
Kedua sifat tersebut tidak akan memperbaiki urusan dan tidak akan meluruskan tindakan dan tidak akan membahagiakan kehidupan. Bersihkan diri anda dari perilaku tersebut, jangan jadikan sebagai sarana untuk memaksakan kehendak anda. Sebaliknya anda harus bersikap hati-hati, pelembut, dan berakhlak yang baik. Rasulullah pernah bersabda kepada Aisyah Baca selebihnya »
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
- Anda harus menghiasi diri dengan kejujuran dalam perkataan anda karena anda anda teladan yang diikuti oleh anak-anak anda.
- Anda harus amanah, ikhlas dan iltizam (patuh) serta taat kepada Allah selalu.
- Anda harus menjaga jangan sampai berkelahi dengan suami di hadapan anak-anak anda, karena yang demikian itu termasuk di antara unsur yang bisa membuat penyimpangan pada anak dan berpalingnya mereka kepada orang lain sebagai pelarian diri dari permasalahan rumah.
- Hendaknya tidak menghukum anak dengan pukulan yang melukai, karena kebanyakan pukulan akan memberikan akibat yang sebaliknya dari yang diharapkan, dan setelah itu anak akan menjadi tidak memperhatikan.
- Tidak memberikan penghinaan dan cacian di hadapan orang lain, tetapi dengan diam-diam dan dijadikan celaan.
- Membersihkan rumah dari kejelekan –kejelekan yang terjadi di masyarakat dan media yang bisa memberikan pengaruh yang merusak pada anak seperti TV, VCD, majalah dan kisah yang porno atau orang-orang yang dibenci.
Dirangkum dari buku “Etika Menjadi Ibu” penerbit Pustaka eLBA
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
Ukhti Muslimah!
Sebelum anda mengetahui kewajiban anda sebagai seorang ibu dan sifat-sifat yang mesti harus dimiliki agar bisa melahirkan generasi Islam yang kuat, sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu posisi dan kedudukan wanita sebelum Islam dan setelahnya, agar anda mengetahui hak-hak dan kewajiban yang Allah berikan kepada anda.
Di dalam kebanyakan undang-undang kemasyarakatan sebelum Islam, wanita dipandang sebagai manusia yang hina bila dibandingkan dengan pria. Wanita dianggap sebagai manusia yang tunduk kepada pria dan dirinya tidak berharga sedikitpun. Sejarah menceritakan kepada kita bahwasanya wanita di masyarakat Eropa sebelum zaman renaisance, diperlakukan sebagai barang dagangan.
Di masyarakat jahiliah penghinaan kepada wanita mencapai puncaknya yang tidak pernah dikenal oleh masyarakat lainnya. orang-orang Arab menganggap wanita sebagai barang dagangan semata. Dia dikuburkan ketika ia bayi, ditawan dalam peperangan, dihalangi mendapatkan warisan, bahkan dirinya dianggap sebagai warisan seperti harta dan binatang ternak lainnya. Ia diperjual belikan dan digadaikan. Bila suaminya meninggal, maka anaknya yang paling besar dari suaminya mewarisiny. Jika mau ia menikahinya atau menikahkannya kepada selainnya dan dia mengambil maharnya atau melarangnya untuk menikah hingga meninggal. Mereka tidak menghargai kepribadian dan hasratnya. Al-Qur’anmenjelaskan kepada kita bagaimana gadis-gadis dijadikan sebagai barang yang diperdagangkan kehormatannya oleh walinya. Menyerahkannya kepada setiap orang yang menginginkannya, menyuruhnya untuk berzina dan memaksanya untuk berbut mesum dengan harapan mendapatkan harta darinya. Baca selebihnya »
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
Siapa beliau?
Beliau adalah Imam Al-Alim Al-Allamah Al-Hammam Syaikhul Islam Al-Faqih Al-Muhaddits Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Muflih bin Muhammad bin Mufarraj Ar-Ramini Ad-Dimasyqi Al-Hambali. Beliau dilahirkan pada tahun 707 H (menurut pendapat yang paling shahih) dan wafat pada tahun 763 H.
Beliau lebih dikenal dengan nama “Ibnu Muflih”. Beliau berguru pada banyak ulama yang terkemuka dan kredibel, seperti Syaikhul Islam Ahmad Ibnu Taimiyah yang beliau timba ilmunya dalam waktu yang lama. Beliau sangat mumpuni dengan pilihan-pilihannya dalam masalah-masalah fiqhiyah. Bahkan Imam Ibnul Qayyim suka bertanya dan berkonsultasi padanya mengenai masalah-masalah tersebut. Beliau meriwayatkan hadis dari Al-Hafidz Abul Hajjaj Al-Mizzi dan Al-Hafidz Adz-Dzahabi. Bahkan mereka berdua sangat menghormati dan mencintai beliau. Beliau meriwayatkan banyak hadis dari mereka berdua. Beliau berguru ilmu fiqih pada Syamsuddin bin Muslim dan berguru ilmu nahwu dan ushul fiqih pada Burhanuddin Az-Zar’iy. Dan beliau juga meriwayatkan hadis dari Ibnul Hajjar. Semoga Allah berkenan melimpahkan rahmatnya kepada mereka semua.
Baca selebihnya »
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
- Melakukan pendekatan lewat akhlak yang baik.
- Senantiasa mengucapkan salam kepada anak didik.
- Memotivasi untuk selalu shalat tepat waktu.
- Senantiasa mengingatkan tentang keesaan Allah dan dalil-dalil yang menunjukkan hal tersebut.
- Selalu mengingatkan tentang cinta Rasulullah, mentaatinya dan menteladaninya.
- Menceritakan negara Islam pada zaman keemasannya dan bagaimana bangkitnya serta cara mengembalikannya.
- Menceritakan kisah-kisah para Nabi, sahabat dan pejuang-pejuang muslim.
- Mengajarkan rukun iman dan memperkenalkan akidah.
- Mengajarkan rukun Islam.
- Memberitahukan perbedaan antara rukun iman dan rukun Islam.
- Memotivasi untuk menghafal Al-Qur’an.
- Menganjurkan mereka untuk menghafal hadits Rasulullah.
- Mengajarkan perilaku teladan dan akhlak terpuji.
- Menarik perhatian dan membuat mereka rindu (untuk belajar).
- Keteladanan.
- Hendaknya anak-anaknya menjadi teladan bagi yang lainnya. Baca selebihnya »
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
Anas ra berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Obat penyakit Irqun Nasa adalah pantat kambing badui yang dicairkan lalu dibagi menjadi tiga bagian. Kemudian setiap hari diminum satu bagian ketika bangun tidur (sebelum mengkonsumsi apa-apa).” Dalam riwayat lain disebutkan: “Pantat domba badui hitam yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.”
Irqun Nasa adalah penyakit yang bermula dari sendi tulang pinggul, lalu turun ke paha bagian belakang. Bahkan terkadang sampai ke tumit. Semakin lama semakin turun. Akibatnya kaki dan paha mengecil. Hadis di atas menyebut penyakit ini dengan Irqun Nasa. Kata Irqun lebih umum dari pada kata nasa. Ini termasuk menyandarkan kata yang umum kepada kata yang khusus. Sama seperti seluruh uang atau sebagian uang. Nasa adalah penyakit yang bersarang pada urat. Jadi ini adalah penyandaran sesuatu kepada tempatnya.
Sebagian ahli melarang sebutan ini. Menurutnya, nasa adalah irqun itu sendiri. Jadi sebutan irqun nasa itu tidak dibenarkan. Namun ada yang mengatakan, “Disebut begitu karena rasa sakitnya membuat pengidapnya melupakan hal lainnya.” Baca selebihnya »
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
Wewangian (aroma terapi) mempunyai efek positif dalam menjaga kesehatan, karena ia merupakan nutrisi (makanan) roh. Sementara roh adalah kendaraan bagi stamina. Dan stamina akan meningkat dengan wewangian (bau harum). Aroma terapi sangat bermanfaat bagi organ-organ bagian dalam, seperti otak dan jantung. Juga dapat membuat jiwa merasa senang. Dan merupakan sesuatu yang paling tepat dan paling pas dengan roh. Oleh sebab itu di dalam Shahih Muslim terdapat hadis dari Ibnu Umar yang menyatakan, bahwasanya Nabi saw suka berasap (melakukan aroma terapi) dengan kayu gaharu. (Yakni sejenis kayu yang biasa dibakar bersama kafur (camphor) untuk dimanfaatkan asapnya yang harum baunya). Sementara Aisyah menyatakan, bahwasanya Nabi saw suka memakai minyak misik (kesturi) dan ambar. Dan di dalam kitab Shahihain disebutkan, bahwasanya Aisyah mengoleskan minyak misik kepada beliau pada saat memulai ihram dan mengakhirinya (tahallul).
Diriwayatkan dari Anas, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
حُبِّبَ إِلَيَّ مِنَ الدُّنْيَا النِّسَاءُ وَالطِّيبُ وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلاَةِ.
“Kesenangan duniawi yang kusukai adalah wanita dan minyak wangi. Dan kesejukan mataku ada di dalam shalat.”
Dari Abu Hurairah diriwayatkan, bahwasanya Nabi saw bersabda:
مَنْ عُرِضَ عَلَيْهِ رَيْحَانٌ فَلاَ يَرُدُّهُ فَإِنَّهُ خَفِيفُ الْمَحْمِلِ طَيِّبُ الرِّيحِ.
“Barangsiapa yang ditawari raihan (sejenis tumbuhan yang harum baunya), maka hendaklah ia tidak menolaknya. Karena raihan itu ringan dibawa dan harum baunya.”
|
|
|
|
|
|